Cara, Syarat Dan Biaya Proses Pembuatan Akta Kelahiran

Image: canva.com

Cara, Syarat Dan Biaya Proses Pembuatan Akta Kelahiran

Undang Undang Nomor 3 Pasal 27 Ayat 1 Tahun 2006 menyebutkan bahwa warga negara wajib mendaftarkan kelahiran anggota keluarga baru selambatnya 60 hari setelah kelahiran. Akta kelahiran akan membuat si kecil terdaftar dalam catatan sipil dan Kartu Keluarga terbaru. Oleh sebab itu, Kamu harus tahu cara, syarat dan biaya proses pembuatan Akta Kelahiran berikut ini.

Cara Mengurus Akta Kelahiran Anak

Cara mengurus akta kelahiran anak bisa Kamu lakukan dengan datang langsung ke Dukcapil atau Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di daerah kabupaten/kota. Petugas akan meneliti kelengkapan berkas yang Kamu serahkan dan memasukkan data tersebut ke dalam Database. Pengecekan data akan ditandatangani oleh Pemeriksa Data dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Baca Juga :  9 Cara Mendidik Anak Agar Menurut Dan Berbakti Kepada Orang Tua

Akta yang telah distempel akan diberikan kepada pemohon yang diselesaikan selambatnya dalam kurun waktu 30 hari saja. Penetapan pengadilan sebagai persyaratan Akta Kelahiran tak lagi berlaku sejak tanggal 1 Mei 2013. Semua urusan pendaftaran kelahiran menjadi lebih mudah dan efisien. Kalau Kamu ingin prosedur pembuatan Akta Kelahiran berjalan cepat dan lancar, sebaiknya lengkapi semua berkas persyaratan pengajuan.

Syarat Dan Biaya Mengajukan Akta Kelahiran

Cara, syarat dan biaya proses pembuatan Akta Kelahiran tak lagi ribet seperti tempo dulu. Kamu hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen penting berikut ini.

  1. Surat pengantar dari RT
  2. Surat Keterangan Kelahiran yang didapat dari bidan/dokter/klinik atau rumah sakit
  3. Kartu Keluarga asli
  4. KTP suami istri asli dan fotokopi sebanyak 2 lembar
  5. Fotokopi bukti pernikahan KUA atau Akta Pernikahan sebanyak 2 lembar
  6. Fotokopi Akta Kelahiran bagi suami istri 2 lembar atau paspor bagi WNA
  7. Melampirkan dua fotokopi saksi yang membuktikan kebenaran kelahiran ke Dukcapil
  8. Surat Keterangan dari Kepolisian untuk anak yang mungkin tidak diketahui asal usul
  9. Surat Keterangan dari lembaga sosial untuk anak penduduk rentan
  10. Surat Kuasa dengan materai berkekuatan hukum 6 ribu rupiah
  11. Mengisi formulir permohonan pencatatan kelahiran anak yang telah ditempelkan materai sebesar 6 ribu rupiah.
Baca Juga :  9 Cara Mendidik Anak Laki-Laki Yang Baik dan Benar

Selama Kamu melampirkan seluruh berkas yang diperlukan, pencatatan kelahiran atau data anak bisa berjalan lebih cepat. Tak perlu menunggu waktu lama untuk menyelesaikan administrasi sang buah hati tercinta. Biaya yang dibutuhkan untuk proses pembuatan Akta Kelahiran ini nol rupiah alias gratis. Kamu hanya perlu mengeluarkan biaya untuk materai, fotokopi, transport, biaya makan dan sebagainya.

Segera lakukan pelaporan dan pencatatan kelahiran buah hati sebelum tiba masa maksimal pencatatan ya! Pasalnya, denda administratif bisa saja diterapkan di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Untuk meminimalisir risiko terkena denda, sebaiknya segera lakukan pencatatan kelahiran buah hati secepatnya. Kamu bisa menjadikan cara, syarat dan biaya proses pembuatan Akta Kelahiran di atas sebagai bahan referensi terbaik. Semoga bermanfaat ya buat Kamu.

Baca Juga :  9 Cara Memanjakan Suami Dalam Islam Yang Perlu Kamu Lakukan



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *